Friday, January 30, 2015

Masalah Lingkungan Dalam Perindustrian

       Pembangunan di sektor dunia Industri merupakan cara yang tepat dalam menaggulangi masalah pengangguran dan kemiskinan. Melalui pembangunan proyek industri pemerintah dan para pengusaha mampu mempekerjakan rakyat yang memiliki potensi baik. Hal ini juga dapat meningkatan perekonomian negara karena dengan proyek industri maka negara dapat mengurangi barang-barang import. Dunia Industri juga dapat mengajarkan dan mendidik bangsa agar menjadi bangsa yang produktif, inovatif dan kreatif sehingga dalam beberapa tahun bangsa kita bisa menghilangkan sifat konsumtif.
          Meskipun memiliki dampak positif yang besar bagi bangsa dan negara namun pembangunan proyek industri sering kali menyebabkan kasus-kasus pencemaran yang jelas-jelas merusak lingkungan. Banyak proyek-proyek pembangunan industri maupun kegiatan produksi yang ada didalamnya tidak memenuhi dan menaati kaidah lingkungan hidup. Sehingga lingkungan sekitar pabrik industri mengalami pencemaran tanah, air dan udara. Hal ini tentu saja mengakibatkan gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar pabrik. Banyak penyakit-penyakit kulit, gangguan pernapasan dan gangguan pencernaan yang menyerang warga sekitar.
          Kasus pencemaran lingkungan akibat industri perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Walaupun sudah ditetapkannya peraturan perundangan tentang hal ini namun masih banyak saja para pengawas dan pelaksana peraturan yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Mereka dengan mudah menerima uang suapan dan membiarkan pabrik-pabrik yang membuang limbahnya ke daerah pemukiman warga.
          Kasus pencemaran udara yang terjadi akibat industri diakibatkan oleh pembuangan gas pembakaran mesin diesel dan gas sisa produksi yang dibuang melalui cerobong asap, namun dalam kasus ini cerobong asap yang dipergunakan sebagai saluran pembuangan sekaligus penyaringan udara sisa sebelum dibuang tidak memiliki spesifikasi yang baik dalam mengurangi polusi. Selain itu ketinggian dan kemiringan cerobong asap juga harus ideal sehingga udara sisa yang dibuang tidak mengenai lingkunngan tempat tinggal warga.
          Berbeda dengan kasus pencemaran udara, pencemaran air dan tanah dipengaruhi oleh pembuangan limbah yang dibuang ke sungai atau saluran air warga. Pencemaran ini diakibatkan juga oleh pengolahan dan sterilisasi limbah yang kurang baik sehinngga limbah yang dibuang ke sungai masih menggandung bahan-bahan logam maupun organik yang berbahaya. Bahan-bahan ini bukan hanya menggangu kesehatan warga namun juga dapat menganggu populasi hewan dan tumbuhan air serta dapat menyebabkan mutasi.
Berikut ini merupakan masalah lingkungan yang terjadi di areal perindustrian:

1.    Udara disekitar industri menjadi sangat buruk, dikarenakan gas buang berupa asap membumbung tinggi di udara bebas.
2.  Daerah sekitar industri menjdi panas, ini akibat adanya peningkatan suhu yang ekstrim yang dihasilkan oleh gas-gas buang industri tersebut.
3.  Tercemarnya sumber-sumber mata air sekitar industri, akibat pembuangan limbah ke sumber-sumber mata air tersebut.
4.   Industri juga dapat mempengaruhi peningkatan pemanasan global (global warming), yang saat ini sedang dilakukan pencegahan agar tidak lebih meluas.
5.  Pembangunan industri dapat menyebabkan banjir karena kurangnya daerah resapan air, daerah-daerah hijau atau resapan air sudah berubah fungsi menjadi daerah perindustrian.

6.  Polusi suara yang dihasilkan oleh  deru-deru mesin produksi yang tak henti-henti, Polusi suara dapat membisingkan telinga warga yang tinggal disekitar areal perindustrian.

Tuesday, January 27, 2015

Investor

Investor adalah orang perorangan atau lembaga baik domestik atau non domestik yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau panjang.
Dalam praktek investasi keuangan dikenal beberapa jenis investor:
·         Hedger, Melakukan investasi biasanya untuk tujuan menjaga aset riil yang dimilikinya.
·         Spekulator, Melakukan investasi untuk tujuan spekulasi atas pergerakan harga yang terjadi, biasanya untuk jangka pendek atau bahkan one day trading.
·         Arbitrage, melakukan investasi berdasarkan selisih perhitungan yang terjadi atau dapat timbul karena adanya perbedaan tempat, waktu dan kebijakan.

Umumnya pada saham atau surat berharga lainnya yang dicatatkan lebih dari satu pasar modal, umum dikenal dengan istilah Dual Listing.
Berdasarkan sifatnya Investor juga dapat dikategorikan dalam tiga tingkatan
  • ·  Risk Averse, Takut akan resiko, investor dengan sifat demikian akan memilih investasi berdasarkan tingkat resiko yang rendah walaupun terkadang dengan konsekuensi keuntungan yang kecil.
  • ·   Risk medium, Proporsional melihat resiko, model sifat demikian akan melakukan investasi dengan resiko sedang dan harapan mendapatkan keuntungan tertentu.
  • ·   Risk Taker, Berani mengambil resiko, model ini lebih memilih investasi dengan estimasi keuntungan yang tinggi dengan tidak terlalu memperdulikan konsekuensi resiko yang tinggi juga.


Ketiganya mempunyai karakteristik dan penilaian yang unik untuk menilai suatu investasi. Pola sifat investor itu terbentuk karena adanya suatu konsep umum dimana kita tidak bisa mendapatkan sesuatu yang besar tanpa resiko yang besar, jadi semakin besar resiko akan memberikan kemungkinan hasil yang besar juga. Disini investor di bebaskan untuk memilih jenis kemungkinan hasil dan resiko berdasarkan keinginan dan kemampuannya berinvestasi.
Secara umum banyak orang berpikir dengan pola Risk Averse. Sehingga tidak heran pilihan pertama seseorang ingin melakukan investasi adalah deposito atau fixed rate return.

Leasing Sebagai Sumber Modal

Leasing adalah sebuah sumber modal yang secara umum dianggap sebagai kewajiban jangka panjang yang mirip dengan hipotik, dimana pembelian sebuah aset biasanya menggunakan dana dari kumpulan (pool) seluruh sumber modal perusahaan (yang sebagian besar adalah ekuitas).
Bagi perusahaan, sewa yang dibayarkan untuk penyewaan aset pada umumnya dapat dikurangkan (deductible) sebagai beban/biaya perusahaan. Agar pembayaran leasing dapat dideduksi sebagai sewa, kontrak sewa harus berupa perjanjian sewa murni (true lease), bukan perjanjian penjualan bersyarat (conditional sales agreement). Pada sewa murni, perusahaan yang menggunakan properti (penyewa) tidak memperoleh kepemilikan terhadap atau berhak pada aset yang disewa tersebut. Sedangkan kontrak penjualan bersyarat akan mengalihkan andil kepemilikan atau hak kepada si penyewa dari aset yang sedang disewa.
Leasing dapat menghemat biaya pemeliharaan, namun dapat juga tidak. Penghematan akan tergantung pada situasi aktual yang harus diteliti secara hati-hati dalam setiap kasus. Tidak ada kesangsian bahwa leasing biasanya menyederhanakan masalah pemeliharaan, yang bisa jadi merupakan faktor penting. Selain itu, beberapa biaya tak langsung, yang sering sekali sulit untuk ditentukan, biasanya dikaitkan dengan kepemilikan.
Analisis-analisis ini memberi kesimpulan bahwa manfaat leasing yang sebenarnya terletak pada kemungkinan perusahaan untuk memperoleh peralatan modern yang sangat dipengaruhi oleh cepatnya perubahan teknologi. Leasing juga memberikan pencegahan yang efektif terhadap timbulnya keusangan dan inflasi.
Contoh :
Sebuah perusahaan sedang mempertimbangkan untuk membangun sebuah kompleks perkantoran dengan biaya $100.000 pada sebidang tanah seharga $20.000. Diperkirakan tanah tersebut dapat dijual seharga pembeliannya pada akhir tahun kelima puluh. Diperkirakan pula bahwa gedung yang telah dibangun, meskipun secara penuh disusutkan berdasarkan metode garis lurus selama 50 tahun, akan memiliki nilai sisa $20.000. Biaya pemeliharaan tahunan, pajak property, asuransi dan biaya-biaya lainnya diperkirakan $5.250. Di samping membangun sendiri, terdapat alternatif untuk menyewa gedung selama 50 tahun dengan biaya $16.500 per tahun. Perusahaan biasanya memperoleh pengembalian modal 20% sebelum pajak, sedangkan tarif pajak penghasilan 40%, sehingga pengembalian modal setelah pajak menjadi 12%. Apa yang harus dilakukan perusahaan?
Jawaban :

Tahun
(A)

BTCF
(B)

Penyusutan
(C )
=(A)-(B)
Pendapatan kena pajak
(D)
=-(C )x40%
Arus kas untuk pajak penghasilan
(E)
=(A)+(D)

ATCF
Bangun gedung
0
-$120.000



-$120.000
1-50
- 5.250
$2.000
=(1/50)100.000
-$7.250
+$2.900
- 2.350
50
+40.000
=20.000+20.000

+20.000a
-8.000
+32.000
Sewa gedung
1-50
-16.500

-16.500
+6.600
-9.900
a Keuntungan modal dari bangunan

Menggunakan metode IRR :
IRR dari tambahan modal yang diperlukan untuk membeli bangunan adalah i% dimana,
-$120.000+(-$2.350+$9.900)(P/A,i%,50)+$32.000(P/F,i%,50)=0

Dari hasil perhitungan diperoleh i sebesar 6%. Karena 6%<12%, maka lebih baik jika perusahaan menyewa bangunan.

PENDANAAN DENGAN MODAL PINJAMAN

Jika tambahan modal diperlukan hanya untuk jangka waktu relatif pendek, biasanya kurang dari lima tahun dan lebih sering lagi kurang dari dua tahun, perusahaan dapat meminjam dana dari sebuah bank atau agen peminjaman lainnya dengan menandatangani sebuah surat utang (note) jangka pendek. Surat utang merupakan janji tertulis untuk membayar kembali jumlah yang dipinjam berikut sejumlah bunga, pada tanggal tertentu di masa datang. Agen peminjaman biasanya memerlukan aset berwujud (tangible) sebagai jaminan pinjaman atau setidaknya akan membuat kepastian bahwa posisi keuangan perusahaan peminjam dapat diandalkan sehingga hanya terdapat  risiko minimal.

  1. Obligasi Jangka Panjang
Obligasi pada dasarnya adalah surat utang (note) jangka panjang dari peminjam untuk si pemberi pinjaman, dengan ketentuan jangka pembayaran kembali serta persyaratan-persyaratan lainnya. Jika nilai nominal obligasi telah dibayar, obligasi dikatakan telah dibatalkan (retired) atau ditebus (redeemed). Tingkat suku bunga yang dicantumkan dalam obligasi disebut sebagai bond rate dan pembayarannya dihitung dari perkalian nilai nominal dengan tingkat bunga obligasinya.

  1. Penebusan Obligasi
Obligasi menggambarkan utang dan bunga obligasi merupakan biaya dalam menjalankan bisnis. Selain biaya periodik, perusahaan juga harus melihat tanggal jatuh tempo obligasi tersebut dan membayar kembali jumlah pokoknya kepada pemegang obligasi. Dibawah ini adalah siklus hidup pendanaan sebuah obligasi.

Gambaran tahapan
Komentar
1. Peminjam menjual sebuah obligasi kepada pemberi pinjaman. Pemberi pinjaman memperoleh sertifikat obligasi.
Obligasi diterbitkan dalam denominasi genap (nilai nominalnya) seperti satuan $1.000, $10.000, dst, namun jumlah yang dibayar oleh pemberi pinjaman ditentukan oleh penawaran dan permintaan pasar. Transaksi biasanya dilakukan melalui  seorang pialang.
2. Pembayaran bunga obligasi periodik dibuat.
Jumlah pembayaran bunga setiap obligasi dihitung sebagai nilai nominal (face value) dikalikan dengan tingkat bunga obligasi.
3. Peminjam menebus obligasi dengan membayar pokoknya dan memperoleh sertifikat obligasi kembali.
Lazimnya dilakukan pada akhir masa obligasi yang telah ditetapkan, jumlah yang dibayar kembali biasanya nilai nominalnya.

Perusahaan secara periodik menetapkan sejumlah uang, plus bunga yang dihasilkan, sehingga terakumulasi sejumlah dana yang dibutuhkan untuk menebus obligasi pada saat jatuh tempo. Dana yang terakumulasi tersebut disebut dana pelunasan (singking funds).
Jika penerbitan obligasi 10 tahunan senilai $100.000, dalam satuan $1.000, memberikan tingkat bunga nominal setengah tahunan sebesar 10% dan harus ditebus dengan menggunakan singking fund yang memberikan bunga setengah tahunan sebesar 8%, maka biaya setengah tahunan penebusan obligasi akan sebesar :
Diketahui : F = $100.000         i= 8%/2 = 4% per periode       N = 2x10 =20 periode
Ditanya : A = F (A/F,i%,N)
            A = $100.000 (A/F,4%,20) = %100.000 (0,0336) = $3.358
Bunga setengah tahunan obligasi yang harus dibayar :
Bunga = $100.000 x 0,10/2 = $5.000
Biaya setengah tahunan total = $3.358 + $5.000 = $8.358
Biaya tahunan = $8.358 x 2 = $16.716
Total biaya bunga dan penebusan seluruh obligasi selama 20 periode (10 tahun) adalah $8.358 x 20 = $167.160
 

Ikatan Kovalen Tunggal

Ikatan kovalen yang paling umum adalah ikatan tunggal dengan hanya satu pasang elektron yang terbagi di antara dua atom. Ia biasanya terdiri dari satu ikatan sigma. Semua ikatan yang memiliki lebih dari satu pasang elektron disebut sebagai ikatan rangkap atau ikatan ganda.

Ikatan kovalen tunggal adalah ikatan yang terbentuk dari penggunaan bersama sepasang elektron (setiap atom memberikan saham satu elektron untuk digunakan bersama).
Contoh:
Atom H dapat berikatan kovalen dengan Cl membentuk HCl.
Perhatikan konfigurasi elektron atom H dan Cl berikut.
1H = 1 dan 17Cl = 2 8 7


Agar elektron valensi atom H mirip dengan atom He (2) maka diperlukan satu elektron. Demikian pula atom Cl, agar mirip dengan konfigurasi elektron atom Ar (2 8 8), diperlukan satu elektron. Oleh karena kedua atom tersebut masing-masing memerlukan satu elektron maka cara yang paling mungkin adalah setiap atom memberikan satu elektron valensi untuk membentuk sepasang elektron ikatan. 

Saturday, December 13, 2014

Ada pandangan yang mengatakan bahwa lahirnya Pancasila diilhami gagasan-gagasan besar dunia dan pengalaman bangsa-bangsa lain. Dan ada yang mengatakan bahwa Pancasila berakar pada kepribadian bangsa Indonesia sendiri. Apakah pernyataan tersebut tidak saling bertentangan, dab apakah memang Pancasila sebagai ideologi gado-gado?

Topik Diskusi
Ada pandangan yang mengatakan bahwa lahirnya Pancasila diilhami gagasan-gagasan besar dunia dan pengalaman bangsa-bangsa lain. Dan ada yang mengatakan bahwa Pancasila berakar pada kepribadian bangsa Indonesia sendiri. Apakah pernyataan tersebut tidak saling bertentangan, dab apakah memang Pancasila sebagai ideologi gado-gado?
Pembahasan dan Penjelasan
            Pancasila terlahir dengan proses yang sangat panjang. Pernyataan bahwa lahirnya pancasila yang diilhami gagasan-gagasan dunia dan pengalaman bangsa-bangsa lain. Dan bahwa Pancasila berakar pada kepribadian sendiri. Menurut saya kedua pernyataan tersebut tidaklah saling bertentangan. Kedua pernyataan tersebut memiliki keterkaitan satu sama lain. Pancasila merupakan sebuah ideologi, jiwa, atau kepribadian bangsa Indonesia. Pernyataan pertama adalah untuk menyatakan bahwa Indonesia sebagai sebuah negara sudah memiliki sebuah ideologi dan kepribadian bangsa yang dapat membedaan dengan negara lainnya yaitu “Pancasila”. Sedangkan pernyataan yang kedua untuk menyatakan bahwa isi kandungan yang terdapat dalam Pancasila itu sendiri berasal dari perilaku, pemikiran, cara pandang, cita-cita, serta tujuan bangsa Indonesia sendiri.
v Pernyataan pertama yang mengatakan bahwa lahirnya Pancasila yang diilhami gagasan-gagasan dunia dan pengalaman bangsa-bangsa lain.
            Manusia adalah makhluk sosial dan tidak bisa hidup sendiri. Sama halnya dengan suatu negara setiap gagasan diilhami dari gagasan-gagasan besar dunia sebagai titik acuan untuk membuat suatu gagasan baru yang lebih baik dari para pendahulunya.
            Dasar negara menjadi sebuah awal pemikiran pemerintahan Indonesia yang berhasil memerdekakan Indonesia. Ada negara-negara yang lebih dulu merdeka sebelum Indonesia mempunyai pengalaman dalam mendirikan suatu negara dan sudah memiliki dasar negara, jiwa/kepribadian, cita-cita, dan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.  Jadi, pada pernyataan pertama ini menggambarkan bahwa sebagai bangsa yang sudah merdeka, Indonesia harus dan wajib mempunyai ideologi, kepribadian, cita-cita, serta tujuan untuk dapat meningkatkan kesehjahteraan rakyat Indonesia. Maka dari itu, Indonesia membuat Pancasila sebagai ideologi negara. Seperti dijelaskan dalam teori Von Savigny yang dikutip dari buku “Pokok-pokok materi Pendidikan Pancasila” karya Moesadin Malik,IR., M,SI.
“Bahwa setiap bangsa mempunyai jiwanya masing-masing yang disebut Volkgeist (Jiwa rakyat / Jiwa bangsa). Jadi sebelum bangsa Indonesia melahirkan Pancasila sebagai jiwa atau kepribadian bangsa, ada bangsa-bangsa lain yang sebelumnya sudah melahirkan jiwa atau kepribadian bangsa itu sendiri. Dilihat dari pengalaman bangsa-bangsa lain itu yang setelah merdeka dan mendirikan suatu negara, negara mereka lebih diakui oleh dunia dan sudah memiliki cita-cita dan tujuan yang jelas, sehingga memudahkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara tersebut. Maka ketika Indonesia mendirikan negara (Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945), disahkan lah Pancasila oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) sebagai dasar Negara Republik Indonesia.”
            “Belajar” itulah kata yang sesuai dengan bangsa Indonesia pada saat meresmikan sebagai negara yang “merdeka”. Walaupun lahirnya Pancasila bukan diilhami gagasan-gagasan dunia dan pengalaman bangsa-bangsa lain. Indonesia harus belajar dari negara-negara yang sudah lebih dulu meresmikan negaranya merdeka dan berpengalaman dalam menjalankan suatu negara yang memiliki suatu dasar negara atau ideologi yang sesuai dengan tujuan dan cita-cita rakyat negara tersebut sehingga dapat mensejahterakan kehidupan rakyat dan negara.
            Maka dari itu sebagai sebuah bangsa, Indonesia membentuk, meresmikan dan memperkenalkan sebuah ideologi/dasar negara yang dapat mewakili cita-cita, tujuan, serta menunjukkan kepribadian bangsa Indonesia yaitu “Pancasila”. Pancasila bersifat terbuka yang berarti senantiasa mengantisipasi perkembangan aspirasi rakyat sesuai dengan perkembangan zaman, namus hal ini tidak mengartikan jika Pancasila dapat dipengaruhi oleh bangsa-bangsa asing.

v  Pada pernyataan yang kedua yang mengatakan bahwa Pancasila berakar pada kepribadian bangsa Indonesia sendiri.
“tanggal 1 Juni 1945 adalah hari lahir istilah Pancasila, sedangkan Pancasila itu sendiri telah ada sejak dahulu kala bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia. Disini sudah jelas, Pancasila itu diambil dari kepribadian kita , pandangan hidup dan cita-cita bangsa Indonesia.”
Sekitar Pancasila, oleh Prof. Mr. A. G. Pringgo Digdo

            Pancasila merupakan identitas bangsa Indonesia. Pancasila sudah dikenal sejak Zaman Majapahit pad abad XIV, yaitu terdapat di dalam buku negara Ketagama karangan Prapanca dan buku Sutasoma karangan Tantular. Dari kutipan yang diambil dari Prof. Mr. A. G. Pringgo Digdo juga sudah dapat menjelaskan bahwa Pancasila berakar pada kepribadian bangsa Indonesia sendiri. Dan pada hakikatnya Pancasila dimaksudkan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia dan juga sebagai dasar negara Republik Indonesia.
            Pancasila sebagai Pandangan hidup diartikan sebagai sebuah sarana yang ampuh dijadikan untuk mempersatukan bangsa Indonesia dan memberi petunjuk dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin dalam masyarakat kita yang beraneka ragam sifatnya. Pancasila juga dapat disebut sebagai sebuah paradigma dan aktualisasi dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, yang berisikan mengenai :
1.      Konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan
2.   Pikiran-pikiran dan gagasan yang mendalam mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik oleh bangsa itu.
           Apabila suatu bangsa tidak mempunyai pandangan hidup akibatnya bangsa itu akan terombang ambing dalam menghadapi persoalan-persoalan yang akan timbul. Persoalan-persoalan itu adalah :
1.      Persoalan-persoalan dalam masyarakat sendiri
2.      Persolan-persolan besar umat manusia dalam pergaulan masyarakat, bangsa-bangsa didunia

            Pancasila bukan lahir secara mendadak pada tahun 1945, melainkan melalui proses yang panjang didasari oleh sejarah perjuangan bangsa dengan melihat pengalaman bangsa-bangsa lain dengan diilhami oleh gagasan-gagasan besar dunia, dengan tetap berakar pada kepribadian dan gagasan besar bangsa sendiri.
Pancasila merupakan pandangan hidup yang berakar dalam kepribadian bangsa, sehingga dapat diterima sebagai dasar negara yang mengatur hidup kenegaraan. Hal ini tampak dalam sejarah bahwa meskipun dituangkan dalam rumusan berbeda, namun dalam 3 buah UUD yang pernah kita miliki yaitu dalam “pembukaan UUD 1945”.
Oleh karenanya yang penting adalah bagaimana kita memahami, menghayati, dan mengamalkan pancasila dalam segi kehidupan. Tanpa ini maka pancasila hanya merupakan kata-kata yang indah saja yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Apabila pancasila tidak menyentuh kehidupan negara, tidak kita rasakan wujudnya dalam kehidupan sehari-hari maka lambat laun pengertiannya akan kabur dan kesetiaan kita kepada pancasila akan luntur, mungkin pancasila akan tinggal dalam buku-buku sejarah Indonesia. Apabila ini terjadi maka segala kesalahan akan melekat pada kita yang hidup dimasa ini, pada generasi yang telah begitu banyak berkorban untuk menegakkan dan membela pancasila.

            Perlu ditetapkan apabila kita membicarakan pancasila maka yang kita maksud adalah pancasila yang tecantum dalam pembukaan UUD 1945 yaitu:
1.      Ketuhanan yang maha esa
2.      Kemanusiaan yang adil dan beradap
3.      Persatuan Indonesia
4.      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan
5.      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
            Rumusan pancasila yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945 itulah yang kita gunakan sebab rumusan yang demikian ditetapkan wakil-wakil bangsa Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945 dalam sidang PPKI.

            Sepeti yang ditunjukkan didalam ketetapan MPR Nomor II/MPR/1978, pancasila merupakan satu kesatuan yang bulat dan utuh karena masing-masing sila dari pancasila tidak dapat di pahami dan diberi arti secara terpisah dari keseluruhan sila-sila lainnya.

            Pancasila berakar pada kepribadian bangsa Indonesia sendiri, hal ini dapat dibuktikan dengan aktualisasi Pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Aktualisasi Pancasila dapat dibedakan atas dua macam yaitu :
a.      Aktualisasi Pancasila yang objektif adalah pelaksanaan Pancasila dalam bentuk realisasi dalam setiap aspek penyelenggaraan negara, baik di bidang legislatif, eksekutif, serta yudikatif maupun semua bidang kenegaraan lainnya.
b.      Aktualisasi Pancasila yang subyektif adalah pelaksanaan dalam sikap pribadi, perorangan, setiap warga negara, setiap Individu, setiap penduduk, setiap penguasa, dan setiap orang Indonesia.

            Dan sebenarnya asal mula Pancasila juga sudah menggambarkan bahwa Pancasila berakar pada kepribadian bagsa Indonesia. Pada hakikatnya ideologi merupakan paham yang mendasar dan konseptual mengenai cita-cita hidup manusia. Kemajuan pola pikir manusia sebagai individu atau kelompok telah menciptakan sebuah persamaan pemikiran dan juga  pemahaman ke arah perbaikan nilai-nilai kehidupan manusia.
            Indonesia lahir melalui perjalanan yang sangat panjang di mulai dengan masa kerajaan Kutai hingga kerajaan Majapahit serta bermunculannya kerajaan-kerajaan Islam. Kemudian mengalami masa sulit ketika penjajahan yang dilakukan oleh Belanda dan Jepang. Kondisi inilah yang menimbulkan semangat persatuan berbangsa yang satu, bertanah air satu, dan berbahasa satu yaitu Indonesia. Semangat yang pada akhirnya menjadi latar belakang para orang-orang hebat Indonesia yang mengabdikan dirinya sebagai pemimpin yang mewakili atas nama bangsa Indonesia memandang pentingnya dasar filsafat negara sebagai simbol nasionalisme.
            Bangsa Indonesia dikaruniai berbabagai macam suku, budaya, adat-istiadat, dan bahkan bahasa dapat disatukan dengan adanya sebuah pemikiran yang sangat istimewa hasil diskusi para pemimpin-pemimpin negara ini pada masa kemerdekaan yaitu Pancasila.
            Sebuah ideologi yang terbuka,berbeda dengan ideologi-ideologi lain yang banyak digunakan oleh bangsa-bangsa lain seperti ideologi liberalisme dan juga ideologi sosialisme komunis.
v  Apakah memang Pancasila sebagai ideologi gado-gado?
            Menurut saya Pancasila bukanlah ideologi gado-gado. Ideologi yang dapat berinteraksi seiring dengan perkembangan zaman dan senantiasa mengantisipasi perkembangan aspirasi rakyat sesuai dengan perkembangan zamannya tersebut. Karena dari dua pernyataan yang sudah dibahas bangsa Indonesia hanya menggunakan gagasan-gagasan bangsa lain sebagai sebuah acuan untuk membuat sebuah dasar negara yang berbeda dengan dasar negara bangsa–bangsa lain yang lebih baik namun tetap menjadikan dasar negara tersebut sebagai kepribadian bangsa, tujuan, serta cita-cita bangsa Indonesia. Dan dari semua itu Indonesia memiliki sebuah ideologi yang bernama Pancasila. Sebuah ideologi yang berbeda dengan ideologi lain. Pancasila merupakan ideologi yang terbuka karena Pancasila berakar pada pandangan hidup dan falsafah bangsa Indonesia. Berdasarkan dimensi yang dimiliki oleh Pancasila sebagai ideologi terbuka makan ideologi Pancasila yang bersifat terbuka pada hakikatnya, nilai-nilai dasar yang bersifat universal dan tetap, adapun penjabaran dan realisasi senantiasa dieksplisitkan secara dinamis reformatif yang mampu melakukan perubahan sesuai dengan dinamika aspirasi masyarakat.
Pancasila terdiri dari 5 sila yang sudah mencakup seluruh aspek kehidupan bernegara di Indonesia.
            Pada sila Pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”, di sini kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, kita diajarkan agar taat menjalankan ibadah sebagai umat beragama, mengetahui tindakan apa mana yang baik dan yang buruk, serta bagaimana kita mensyukuri,memanfaatkan serta melestarikan kekayaan alam yang telah diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
            Pada sila ke dua “Kemanusiaan yang adil dan beradab”, di sini diajarkan bagaimana kita sesama manusia harus bersikap adil dan memiliki moral yang beradab sehingga dalam kehidupan ini kita memiliki akhlak dan budi pekerti yang bisa meningkatkan harkat dan martabat manusia serta menciptakan ketentraman.
            Pada sila ke tiga “Persatuan Indonesia”, di sini kita sebagai rakyat Indonesia diajarkan bagaimana menumbuhkan rasa nasionalisme untuk mempermudah dalam mempererat tali persaudaraan sehingga terciptalah persatuan dan kesatuan di Indonesia.
            Pada sila ke empat “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”, di sini kita diajarkan untuk hidup berdemokrasi dimana manusia bebas untuk mengemukakan pendapat yang mungkin bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan seluruh rakyat Indonesia, dan pendapat ini pun sifatnya tidak memaksa karena baik atau buruknya dinilai oleh banyak orang.
                Pada sila ke lima “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, di sini kita diajarkan dan diberikan kesempatan agar bisa menjaga hubungan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga hubungan antara seluruh rakyat Indonesia beserta hubungan dengan lingkungan sekitar.
Kesimpulan
Pancasila merupakan sebuah ideologi, jiwa, dan kepribadian bangsa Indonesia. Karena gagasan-gagasan dan pengalaman Bangsa lain tersebut digunakan sebagai acuan untuk membuat ideologi yang baik dan sesuai dengan kepribadian Bangsa Indonesia itu sendiri. Pancasila merupakan kepribadian,sebuah ideologi dan pandangan hidup Bangsa Indonesia yang terlahir dan bersumber dari adanya pemikiran-pemikiran anak bangsa. Maka dari itu Pancasila berakar pada kepribadian bangsa Indonesia sendiri. Karena lahirnya Pancasila memang sudah terlahir dari semangat persatuan berbangsa yang satu, bertanah air satu, dan berbahasa satu yaitu Indonesia

Pancasila bukanlah ideologi gado-gado melainkan ideologi terbuka. Artinya, Ideologi yang dapat berinteraksi seiring dengan perkembangan zaman dan senantiasa mengantisipasi perkembangan aspirasi rakyat sesuai dengan perkembangan zamannya tersebut. Isi kandungan Pancasila sendiri sudah cukup untuk mencakup seluruh segi aspek kehidupan berbangsa di Indonesia. Karena nilai-nilai dasar Pancasila bersifat universal dan tetap, secara dinamis reformatif yang mampu melakukan perubahan sesuai dengan dinamika aspirasi masyarakat.

Pancasila Harus Dilestarikan

v  Mengapa pancasila dianggap sakti hingga harus dilestarikan?
Pancasila dianggap Sakti dan harus dilestarikan karena memang keberadaan pancasila itu penting dalam kehidupan warga Negara Indonesia. Karena pancasila merupakan jiwa bangsa, kepribadian bangsa, dasar Negara dan bahkan pandangan hidup yang memang harus dimiliki tiap bangsa. 

Bayangkan saja jika suatu bangunan tidak memiliki acuan, landasan atau pondasi sebagai dasarnya maka tidak akan berdiri dengan kokoh, jadi dengan adanya pancasila sebagai pandangan dan dasar Negara maka dapat membangun Indonesia pastinya. Selain alasan diatas, pancasila dianggap sakti karena nilai-nilai yang terkandung didalamnya adalah benar dan dapat mempersatukan bangsa kalau warga negaranya memang menjalani, mengamalkan nilai-nilainya didalamnya dengan benar, dan otomatis akan dapat mencapai tujuan dan cita-cita bangsa, yaitu mencapai persatuan, kemakmuran serta kesejahteraan rakyat Indonesia. Serta merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa lainnya.


Pancasila dianggap sakti dan haru dilestarikan juga karena pancasila merupakan sebuah sejarah bagi masyarakat Indonesia. Tidak akan pernah berubah dan tidak akan pernah bisa hilang bahkan tidak akan pernah bisa mati dari bangsa Indonesia. Akan selalu berdiri kokoh dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila layaknya sebuah perahu besar besertakan peta juga arah yang akan membawa bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita. Tanpa pancasila bangsa Indonesia akan tenggelam di tengah lautan yang luas.