Saturday, December 13, 2014

Komposisi Senyawa Kimia pada Bahan Bangunan

            Dalam kehidupan sehari-hari, banyak bahan kimia yang ada namun kita tidak menyadarinya. Seperti di dalam rumah, ada banyak benda yang mengandung senyawa kimia seperti Kayu, Semen, Cat, Kaca, dan Paralon.
A. Kayu
Kayu mengandung senyawa utama selulosa yang termasuk golongan polisakarida dengan monomer glukosa. Struktur ikatan beta pada salah satu ikatan antar molekul glukosa membuat selulosa membentuk struktur yang kuat dan tidak dapat terurai oleh enzim pencernaan manusia. Akan tetapi dapat terurai dengan adanya bakteri yang terdapat dalam rayap.
      Kayu sebagian besar tersusun atas tiga unsur yaitu unsur C, H dan O. Unsur-unsur tersebut berasal dari udara berupa CO2 dan dari tanah berupa H2O. Namun, dalam kayu juga terdapat unsur-unsur lain seperti N, P, K, Ca, Mg, Si, Al dan Na. Unsur-unsur tersebut tergabung dalam sejumlah senyawa organik, secara umum dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu:
1.  Komponen lapisan luar yang terdiri atas fraksi-fraksi yang dihasilkan oleh kayu selama pertumbuhannya. Komponen ini sering disebut dengan zat ekstraktif. Zat ekstraktif ini adalah senyawaan lemak, lilin, resin dan lain-lain.
2.  Komponen lapisan dalam terbagi menjadi dua fraksi yaitu fraksi karbohidrat yang terdiri atas selulosa dan hemiselulosa, fraksi non karbohidrat yang terdiri dari lignin.
       
      Komponen kimia kayu sangat bervariasi karena dipengaruhi oleh faktor tempat tumbuh, iklim dan letaknya di dalam batang atau cabang. Komponen kimia Kandungan dalam % yaitu:
1.  selulosa (40-45%),
2.  lignin (18-33%),
3.  pentosan (21-24%),
3.  zat ekstraktif (1-12%), dan
4.  abu (0,22 – 6%).
      Komponen kimia dalam kayu mempunyai arti yang penting, karena menentukan kegunaan sesuatu jenis kayu, dengan mengetahuinya kita dapat membedakan jenis-jenis kayu. Susunan kimia kayu digunakan sebagai pengenal ketahanan kayu terhadap serangan makhluk perusak kayu, selain itu dapat pula menentukan pengerjaan dan pengolahan kayu yang optimal. Komponen kimia kayu terdiri dari 3 unsur :
1. Unsur karbohidrat terdiri dari selulosa dan hemiselulosa
2. Unsur non-karbohidrat terdiri dari lignin
3. Unsur yang diendapkan dalam kayu selama proses pertumbuhan dinamakan zat
   ekstraktif.
      Zat ekstraktif adalah zat yang mudah larut dalam pelarut seperti: eter, alcohol, bensin dan air. Jumlah zat ekstraktif rata-rata 3 – 8%, dari berat kayu karing tanur. Termasuk di dalamnya minyak-minyakan, resin, lilin, lemak, tannin, gula, pati dan zat warna. Zat ekstraktif tidak merupakan bagian struktur dinding sel, tetapi terdapat dalam rongga sel. Zat ekstraktif memiliki arti yang penting dalam kayu karena:
1. Dapat mempengaruhi sifat keawetan, warna, baud an rasa sesuatu jenis kayu
2. Dapat digunakan untuk mengenal sesuatu jenis kayu
3. Dapat digunakan sebagai bahan industri
4. Dapat menyulitkan dalam pengerjaan dan mengakibatkan kerusakan pada alat-
    alat pertukangan.
      Zat ekstraktif yang bersifat racun menyebabkan ketahanan terhadap pelapukan kayu. Hal ini dibuktikan bahwa ekstrak dari kayu teras lebih bersifat racun daripada ekstrak dari kayu gubal pada pohon yang sama. Serta, ketahanan terhadap pelapukan kayu teras akan berkurang jika diekstraksi dengan air panas atau dengan pelarut organik
Distribusi komponen kimia tersebut dalam dinding sel kayu tidak merata. Zat ekstraktif terdapat di luar dinding sel kayu. Komposisi unsur – unsur kimia dalam kayu adalah:
1. Karbon 50%
2. Hydrogen 6%
3. Nitrogen 0,04 – 0,10%
4. Abu 0,20 – 0,50%
5. Sisanya adalah oksigen.
      Komponen kimia kayu sangat bervariasi karena dipengaruhi oleh factor tempat tumbuh, iklim dan letaknya di dalam batang atau cabang.
B. Semen
      Bahan baku utama untuk membuat semen adalah batu kapur, batu gamping,dan lempung. Adapun bahan baku yang ditambahkan untuk membuat semen adalah bauksit (bijih alumunium), bijih besi, dan pasir.
      Dalam bahan baku semen tersebut terdapat senyawa kimia trikalsium silikat, dikalsium silikat, kalsium aluminat, dan tetrakalsium aluminoferat. Selain itu, terdapat senyawa kalsium oksida (CaO), silikon dioksida (SiO2), aluminium oksida (Al2O3), dan besi (III) oksida (Fe2O3).
            Semen digunakan sebagai bahan utama untuk membuat bangunan. Semen mempunyai sifat yang mudah merekat dengan pasir dan batu bata serta memiliki sifat yang kuat sehingga mampu menahan tekanan yang tinggi. Semen yang telah dicampur dengan air, pasir, dan kerikil lambat laun akan mengeras. Daya rekat semen ini disebabkan adanya daya ikat antara ion kalsium, ion silikat, dan molekul air. Terdapat beberapa reaksi kimia dalam pembuatan semen: penguapan air, pengeluaran karbon dioksida, dan reaksi antara batu gamping dan lempung.
Senyawa yang ditambahkan untuk meningkatan kualitas adalah turunan naftalena yang berfungsi melenturkan semen dan kalsium nitrit yang berfungsi mencegah pengaratan pada besi.
C. Cat
      Cat tembok dan cat kayu memiliki daya lekat yang berbeda. Daya lekat cat kayu lebih kuat daripada daya lekat cat tembok, hal ini dikarenakan bahan baku cat kayu ditambahkan dengan lateks (getah karet) dan elarut yang digunakan pada cat kayu adalah terpentin karena dapat melarutkan lateks tidak seperti cat tembok yang dapat dilarutkan dengan air.
      Cat digunakan untuk memperindah ruangan dengan warna-warna yang menarik. Cat yang biasanya dipakai adalah cat kayu dan cat tembok. Daya lekat antara cat tembok dan cat kayu berbeda. Cat kayu mempunyai daya rekat yang lebih kuat daripada cat tembok.
      Bahan kimia yang terdapat  dalam cat antara lain :
1) Zat pengikat; Contohnya biji rami, lateks (akrilik dan polivinal asetat)resin, fenolik, resin alkid, vinil asetat, resin akrilik, alkohol polivinil, silikon, resin epoksi, poliuretan.
2) Zat pelarut; berdasarkan zat pelarut cat terbagi 2 yaitu:
      a) Cat air.
      b) Cat minyak.
3) Pewarna (pigmen); adalah material berwarna tidak tembus cahaya yang ada didalam cat. Contoh pigmen: Pigmen putih seperti Titanium oksida (TiO2), seng oksida (ZnO2), dan barium sulfat (BaSO4). Pigmen berwarna, misalnya Fe2O3, Cr2O3, dan Pb3O4.
4) Tiner (thinners); Zat-zat ini antara lain : bezena dan naftalena. Zat ini mudah menguap dan terbakar.
5) Zat-zat tambahan; merupakan zat yang ditambahkan pada cat. Pada umumya berupa pengering (dries) è mempercepat oksidasi bahan cat dengan oksigen sehingga cat cepat kering. Pemantap è menetralkan sinar radiasi ultraviolet dari sinar matahari. Bahan pengisi è menjaga agar sifat fisik dan sifat mekanik cat setelah kering tidak berubah sehingga lapisan cat tidak retak dan tahan goresan.
      Bahan kimia yang ada dalam cat tembok di anataranya adalah kalsium karbonat (CaCo), titanium dioksida (TiO), PVAC (Poly Vinly Acrylic), kaolin, pigmen, dan air.
D. Pipa Pralon
      Untuk Saluran air banyak digunakan pipa pralon. Pipa ini merupakan senyawa polimer polivinilklorida yang disingkat PVC.
      PVC dihasilkan dari dua jenis bahan baku utama: minyak bumi dan garam dapur (NaCl). Minyak bumi diolah melalui proses pemecahan molekul yang disebut cracking menjadi berbagai macam zat, termasuk etilena ( C2H4 ), sementara garam dapur diolah melalui proses elektrolisa menjadi natrium hidroksida (NaOH) dan gas klor (Cl2). Etilena kemudian direaksikan dengan gas klor menghasilkan etilena diklorida (CH2Cl-CH2Cl). Proses cracking/pemecahan molekul etilena diklorida menghasilkan gas vinil klorida (CHCl=CH2) dan asam klorida (HCl). Akhirnya, melalui proses polimerisasi (penggabungan molekul yang disebut monomer, dalam hal ini vinil klorida) dihasilkan molekul raksasa dengan rantai panjang (polimer): polivinil klorida (PVC), yang berupa bubuk halus berwarna putih. Masih diperlukan satu langkah lagi untuk mengubah resin PVC menjadi berbagai produk akhir yang bermanfaat.

      Penampilan resin PVC sangat mirip dengan tepung terigu. Dan resin PVC memang dapat dianalogikan seperti tepung terigu: keduanya tidak dapat digunakan dalam bentuk aslinya. Seperti halnya tepung terigu yang harus diolah dengan mencampurkan berbagai kandungan lain hingga menjadi kue tart dan berbagai jenis roti yang menarik, resin PVC juga harus diolah dengan mencampurkan berbagai jenis zat aditif hingga dapat menjadi berbagai jenis produk yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Perkembangan Pertambangan di Indonesia

Perkembangan industri pertambangan yang dahulu dan sampai sekarang menjadi primadona di beberapa daerah di Indonesia merupakan salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional. Kegiatan pertambangan di mulai dengan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi yang terkadang dilakukan sampai puluhan tahun, hal tersebut menyebabkan indutri pertambangan adalah industri yang padat modal dan berbeda dengan industri – industri lainnya.
Industri pertambangan mengalami tantangan dengan adanya aturan – aturan baru, seperti UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang mewajibkan pemegang IUP melakukan pengolahan dan pemurnian hasil penambangan di dalam negeri (Pasal 103 ayat 1), kewajiban ini dilakukan paling lambat 5 tahun sejak undang-undang ini diterbitkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, akan tetapi amanat UU tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya, hal tersebut membuat pemerintah menerbitkan Permen Nomor 7 Tahun 2012 tentang peningkatan nilai tambah mineral melalui kegiatan pengolahan dan pemurnian mineral, selain sebagai amanat UU Nomor 4 Tahun 2009 juga bertujuan untuk menjamin ketersediaan bahan baku untuk pemurnian dan pengolahan bahan tambang serta mencegah adanya eksploitasi secara berlebihan.
Permen Nomor 7 Tahun 2012 menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku industri pertambangan, diantaranya mengenai larangan ekspor hasil tambang mentah (raw material atau ore) ke luar negeri mulai bulan Mei 2012, khususnya bagi Ijin Usaha pertambangan (IUP) dan Ijin Pertambangan Rakyat (IPR) yang sedang dalam tahap eksplorasi atau baru akan melakukan produksi, sedangkan bagi IUP Operasi Produksi dan Kontrak Karya (KK) yang sudah berjalan sebelum terbitnya peraturan ini diberi tenggang waktu selama lima tahun sejak disahkannya UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Pemberlakuan Permen Nomor 7 Tahun 2012 menyebabkan banyaknya perusahaan tambang yang berhenti dan akan berhenti beroperasi (terutama perusahaan kecil – menengah) serta menimbulkan keraguan bagi para investor dan calon investor yang mencoba melakukan eksplorasi untuk mencari lahan tambang baru, hal tersebut menyebabkan terjadinya PHK di beberapa perusahaan pertambangan dan  berkurangnya ekspor bahan tambang Indonesia ke negara – negara importir.
Perkembangan ekonomi Indonesia saat ini sedang dalam kondisi setengah normal, hal tersebut menyebabkan pemerintah melakukan berbagai kebijakan untuk mengatasinya, diantaranya adalah melakukan revisi sementara terhadap Permen Minerba Nomor 7 Tahun 2012, perusahaan – perusahan tambang kembali dibebaskan untuk melakukan ekspor tanpa ada pembatasan, Menteri ESDM Jero Wacik menyatakan situasi yang dialami Indonesia adalah hal yang tidak normal, “ini karena nggak normal, kita musti selamatkan diri. Negara ini harus diselamatkan dulu, nanti kalau sudah normal kita kembali lagi.” Ungkap Jero saat ditemui di kantor Kementrian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/8/2013), Jero Wacik mengakui hal tersebut mengganggu agenda hilirisasi yang selalu digemborkan selama ini, Jero menilai hal tersebut layak dilakukan untuk menyelamatkan negara. “Iya. Kembali lagi daripada kita nggak selamat” sebutnya. Dalam situasi yang kondisional seperti saat ini, revisi terhadap Permen Minerba Nomor 7 Tahun 2012 memang harus dilakukan dan tentu saja seharusnya hanya bersifat sementara, untuk meningkatkan ekspor dengan tujuan memperbaiki neraca transaksi berjalan guna menyelamatkan perekonomian Indonesia.
Revisi sementara terhadap Permen Minerba Nomor 7 Tahun 2012 yang dilakukan pemerintah harus di imbangi dengan pengawasan yang ketat, terutama mengenai kegiatan eksploitasi secara berlebihan, yang selama ini tentu saja tidak maksimal dilakukan dan cenderung menjadi permainan antara perusahaan aparat pemerintah terkait, dalam hal ini Jero Wacik menyatakan akan melakukan pengawasan agar perusahan tidak melakukan eksploitasi secara berlebihan dan penerapan bea keluar sebesar 20%. “Ya nggak dikeruk habis-habisan tentu kan ada aturannya. Tapi maksudnya ini kan relaksasi agar kita bisa selamat ekonomi kita. Tentu ada yang dikorbankan sedikit dalam situasi emergency begini” jelasnya, Jero Wacik juga menyatakan revisi Permen Minerba Nomor 7 Tahun 2012 hanya berlaku sementara, jika perekonomian sudah membaik, maka rencana akan kembali ke awal, “ Sampai kita normal nanti, kalau dunia sudah normal, ekspor kita sudah normal, ya pelan – pelan kita kembali lagi, siapa yang nyangka kayak begini?” pungkasnya.
Industri pertambangan seringkali dituding sebagai industri kotor yang merusak lingkungan dan selama ini di cap sebagai industri penjual tanah air, tudingan yang dituduhkan tersebut tentu saja tidak 100% salah, karena dewasa ini industri pertambangan di kuasai oleh para garong yang mengeruk isi perut bumi Ibu pertiwi, yaitu orang – orang yang hanya mencari keuntungan yang sebesar – besarnya tanpa terlalu memikirkan dampak negatif dari kegiatan penambangan, akan tetapi tidak dapat dikesampingkan pula bahwa selain memberikan dampak negatif, industri pertambangan juga memberikan dampak positif atas keberadaanya, diantaranyaadalah menciptakan lapangan pekerjaan bagi para tenaga ahli pertambangan dan tentu saja bagi masyarakat setempat serta menjadi pemasukan bagi pemerintah daerah dan pemerintah pusat, dalam UU No.25/1999, pembagiannya tidak jauh berbeda, tetapi royalty dan land-rent dipisahkan, selain itu, ada perbedaan pendapatan antara propinsi dan kabupaten atau kota, untuk iuran tetap, pembagiannya 20% untuk pusat, 16% untuk kabupaten/kota propinsi dan 64% untuk kota penghasil. Sementara untuk royalty, pembagiannya 20% untuk pusat, 16% untuk kabupaten/kota propinsi, 32% untuk kabupaten/kota penghasil, dan kabupaten/kota lain dalam propinsi.
Sesungguhnya Permen dibuat dan diberlakukan memiliki tujuan yang sangat baik, yaitu untuk meningkatkan pendapatan pemerintah dari sektor pertambangan (saat ini diketahui sektor pertambangan hanya menyumbang 4% dari total PNBP), akan tetapi pemerintah dalam membuat dan memberlakukan peraturan – peraturan cenderung menggunakan kacamata kuda tanpa mempertimbangkan dampak negatif dari pelaksanaan peraturan – peraturan tersebut dan juga umum diketahui oleh para pelaku di industri pertambangan bahwa pelaksanaan peraturan – peraturan tersebut cenderung pilih kasih dan bersikap tebang pilih serta beraroma politis, dikarenakan para pemilik, investor atau petinggi perusahaan tambang besar adalah para pengusaha kakap (lokal dan internasional), para politisi/petinggi partai, para birokrat berpengaruh, para aparat berbintang, yang mana mereka semua memiliki kekuatan untuk mempengaruhi atau memanipulasi setiap kebijakan pemerintah.
Saat ini situasi perekonomian sedang mengalami situasi yang tidak normal, pemerintah melakukan berbagai kebijakan untuk menstabilkan dan menyelamatkan perekonomian Indonesia, tentu saja segala kebijakan tersebut harus kita dukung dan laksanakan, peran serta media dan masyarakat sebagai pengawas sangat penting agar kebijakan – kebijakan tersebut dapat terlaksana sebagaimana mestinya. Salah satu upaya pemerintah yang merevisi Permen Minerba Nomor 7 Tahun 2012, menunjukkan sedikit banyak industri pertambangan berperan serta dalam upaya menyelamatkan perekonomian negara, dalam hal ini para pelaku usaha dan pekerja di sektor usaha pertambangan yang selama ini di anggap tidak nasionalis karena turut andil dalam menjual tanah air dapat sedikit berbangga diri dan menyatakan bahwa industri pertambangan menyelamatkan Indonesia.



Analisis Dampak Lingkungan

Pengertian

Analisis dampak lingkungan (di Indonesia, dikenal dengan nama AMDAL) adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan di Indonesia. AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Yang dimaksud lingkungan hidup di sini adalah aspek abiotik, biotik dan kultural. Dasar hukum AMDAL di Indonesia adalah Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 tentang "Izin Lingkungan Hidup" yang merupakan pengganti PP 27 Tahun 1999 tentang Amdal.

Fungsi

  • Bahan bagi perencanaan pembangunan wilayah
  • Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Memberi masukan untuk penyusunan disain rinci teknis dari rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup
  • Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan
  • Awal dari rekomendasi tentang izin usaha
  • Sebagai Scientific Document dan Legal Document
  • Izin Kelayakan Lingkungan



Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_dampak_lingkungan

Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Smber artikel : http://sosok.kompasiana.com/2014/04/03/ketika-jepang-inginkan-ricky-elson-putra-petir-indonesia-kembali-644400.html

Indonesia saat ini sedang mengalami krisis energi,termasuk energi listrik. Banyak yang memprediksi pada tahun 2030 Indonesia akan gelap gulita akibat tidak adanya listrik. Hal ini bisa saja terjadi jika Indonesia tidak menemukan solusi alternatif untuk masalah energi di negeri ini.

Sebenarnya Indonesia memiliki seorang pemuda hebat yang bisa saja membantu Indonesia dengan masalah energi ini. orang tersebut adalah Ricky Elson. Beliau adalah seorang pemuda hebat yang ditemukan oleh Menteri BUMN periode 2009-2014 dibawah presiden Susilo Babang Yudhoyono Dahlan Iskan.

Ricky Elson bekerja di Jepang, namun dengan permintaan Menteri BUMN tersebut. Ricky bersedia meninggalkan kehidupannya di jepang untuk membantu negerinya. Ia diminta oleh bapak Dahlan Iskan untuk membuat sebuah pembangkit listrik tenaga angin dengan mempergunakan kincir angin. Yang lebih luar biasa lagi, beliau rela ikhlas meninggalkan Jepang dengan segala falisitas dan income yang beliau dapatkan disana, untuk hidup sederhana di desa kecil ciheras dengan kehidupan ala kadarnya sambil membimbing banyak mahasiswa-mahasiswa dan anak-anak muda yang ingin belajar bersama beliau di sana. Bahkan beliau juga kabarnya rela berjauhan sementara dengan istri tercinta beliau demi cita-cita beliau mewujudkan pembangkit listrik murah dan ramah lingkungan untuk Indonesia.

Kini kincir angin hasil rancangan beliau tersebut kini menjadi yang terbaik di dunia untuk kelas 500 watt peak. Ia berhasil merancang sebuah prototype di desa ciheras, Tasikmalaya.
Namun, sekarang ia tidak lagi mengembangkan hasil kerja kerasnya untuk Indonesia itu, karena ia harus kembali ke Jepang untuk kembalike aktifitas pekerjaan pokoknya. 

Perhatian pemerintah terhadap perkembangan teknologi di negara ini sangatlah memprihatinkan. Sulitnya perizinin menjadi faktor utama banyak teknologi-teknologi yang tidak dapat menunjukkan kehebatannya. Teknologi karya anak bangsa yang berpotensi mengguncang dunia namun tidak terlaksana akibat pemerintah sendiri.

Sebagai pemuda Indonesia, saya ingin menghimbau kepada pemerintah untuk mendukung potensi-potensi hebat anak bangsa. Janganlah menjadi negeri yang konsumtif!!

Penduduk Indonesia dan Kelaparan

source article : http://alamtani.com/aktual/satu-dari-11-orang-indonesia-kelaparan.html


      Satu dari sebelas penduduk di Indonesia masih menderita kelaparan. Data ini berdasarkan laporan dan pangan dunia (FAO). Dari hasil pemetaan tersebut diketahui angka kelaparan di Indonesia masih berkisar 8,7%, masih sejajar dengan negara-negara Afrika seperti Nigeria, Kamerun, Pantai gading dan Mauritania. Sedangkan negara Asia lain yang posisinya sama dengan Indonesia antara lain Cina, Thailand dan Vietnam. Posisi Indonesia masih lebih baik dibanding India, Afghanistan dan Iraq

       Definisi kelaparan menurut FAO adalah kekurangan gizi atau asupan makanan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan diet energi, yang berlangsung setidaknya selama satu tahun. Istilah lebih tepatnya adalah kekurangan gizi kronis. Dalam hal ini, angka kelaparan menunjukkan kegagalan negara dalam menjamin makanan yang cukup bagi setiap warganya.

Ada lima tingkatan dalam dalam kelaparan, yaitu :
  • Sangat tinggi
  • Tinggi
  • Moderat tinggi
  • Moderat rendah
  • Rendah
     Indonesia saat ini berada dalam tingkatan moderat rendah dengan kisaran angka 5-14,9 % . Sebagai negara besar, seharusnya Indonesia berada di tingkatan rendah, walaupun Indonesia adalah negara berkembang.

     Indonesia memiliki tanah yang sangat subur hampir di setiap wilayahnya, namun masih saja negara ini harus banyak mengimpor bahan pangan dari negara lain, namun pembagianya yang tidak merata di setiap wilayah menjadi salah satu faktor besar mengapa masih ada masyarakat Indonesia yang masih menderita kelaparan. 

     Salah satu faktor besar laiinya yang menyebabkan masyarakat Indonesia masih menderita kelaparan adalah akses jalan yang menuju ke pelosok-pelosok terkadang sulit untuk di akses, sehingga pengiriman bahan pangan untukelaparan ini secepatk penduduk-penduduk yang berada di pelosok sering sekali terhambat dan menyebabkan keterlambatan.

Maka dari itu,para pemerintah diharapkan bisa menangani masalah kelaparan di negeri ini secepat mungkin. Hingga tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang mengalami gizi buruk.

Thursday, October 30, 2014

Water: Our Most Important Natural Resource





Air, merupakan sumber daya alam yang paling penting dalam kehidupan. Air dibutuhkan manusia dalam segala bidang, yang paling penting adalah dalam bidang ekonomi, lingkungan, dan kesehatan.

Air =
Ekonomi + Lingkungan + Kesehatan

Bisnis dalam ekonomi kita saat mempergunakan dan memanfaatkan air untuk menyokong produksi. Nilai air didalam tourism, pemancingan, dan juga jasa pengiriman jalur laut sangatlah jelas dan nyata. Air juga merupakan sebuah kata kunci untuk hampir semua perindustrian besar di dunia dan juga merupakan sebuah sumber energi di beberapa negara. Oleh sebab itu, air merupakan sebuah faktor
krusial dalam bidang ekonomi. 
Air bersih merupakan hal penting untuk kesehatan kita khususnya untuk minum. Namun saat ini banyak negara yang kekurangan pasokan air bersih. Contohnya adalah Indonesia. Beberapa kota di Indonesia pada saat musim kemarau datang terjadi kekeringan hingga untuk mencari air bersih masyarakat harus berjalan yang berjarak cukup jauh bahkan sangat jauh hanya untuk mendapatkan satu jirigen air bersih. Contoh lain adalah di Canada, sebuah bukti nyata, menurut Canadian Medical Assosiation, masih ada 17.000 warganya masih meminum air yang direbus padahal bukan air bersih.

Dan jika kita lihat dilingkungan sekitar kita, air banyak memperlihatkan kepada kita keindahan alam yang natural dan menjadikan sebuah tempat menjadi sangat terkenal. Dan jika melihat megahnya sungai-sungai, mempesonanya gletser-gletser di gunung, indahnya tepi pantai. Contoh-contoh ini
menunjukkan bahwa air merupakan darah kehidupan bagi lingkungan. Sebuah hadiah alami yang sangat penting dan menakjubkan yang diberikan oleh Tuhan yang Maha Esa untuk para makhluknya.

Air mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan, digabungkan dengan kepentingan spiritual dan kenaturalan yang dibutuhkan makhluk hidup yang hidup di bumi. Kita dapat menjadikan air sebagai sumber daya alam yang paling penting di dalam kehidupan kita. 

Terumbu Karang, Berkah Alam yang Memperihatinkan




Saat ini terumbu karang sedang menghadapi masa kritis. Tingginya karbon dioksida di atmosfer telah menghasilkan suatu kombinasi mematikan yaitu air laut yang lebih panas dan lebih masam. Pengambilan ikan yang berlebihan, polusi, pembangunan pantai, dan kerusakan fisik makin memperparah kesehatan karang, dan hal ini akan memberikan pada masyarakat dan ekosistem yang bergantung padanya.

Pemanasan global mengancam terumbu karang yang sudah rapuh akibat gangguan lokal. Banyak ekosistem memberikan indikasi bahwa perubahan iklim mempengaruhi bumi. Ekosistem terumbu karang sudah mengalami degradasi akibat pemanasan global. Nyatanya terumbu karang lebih cepat rusak dari pada hutan tropis. Populasi dalam ekosistem laut sangatlah besar dari jutaan spesies kita mengetahui hanya 30% yang kita kenal. Kehidupan terumbu karang sekarang sangat sangat memprihatikan hingga kelangsungan hidup terumbu karang sudah terancam.

Hubungan terumbu karang terhadap manusia juga sangatlah dekat. Terumbu karang merupakan sumber pangan, pelindung, dan mata pencaharian jutaan orang, dan dapat memberikan keuntungan ekonomi melalui industri pariwisata dan perikan. Maka dari itu resiko perbuatan kita sangatlah besar dan berbahaya. Karena jika manusia tidak dapat mengendalikan egonya dan tidak dapat memanfaatkan terumbu karang dengan baik, akan sangat berdampak pada kehidupan terumbu karang
yang juga mempengaruhi kelangsungan hidup manusia itu sendiri. Kesadaraan manusia sangatlah dibutuhkan dalam melestarikan terumbu karang. Jika semakin banyak orang melihat dan mengenal ekosistem terumbu karang saat ini, rasa memilikinya akan semakin besar mereka akan mengadvokasikanlebih banyak orang dan jika dikemudian hari semakin banyak orang yang mengerti, kita akan berada di posisi yang lebih baik untuk mencagah kehancuran terumbu karang. Semakin banyak orang yang peduli dengan terumbu karang maka makin banyak juga orang yang berniat dan berjuang untuk menyelamatkan terumbu karang. Karena jika terumbu karang punah, duniakehilangan berkah alam yang teramat berharga dan seluruh sitem biota didalam laut khusunya akan berubah. Perubahan ini mungkin tidak permanen tapi jika diperkirain sistem laut akan kembali baik selama kehidupan anak-anak dan juga cucu-cucu kita kelak juga generasi berikutnya. Maka dari itu kita harus bertindak yang pantas seperti mengurangi sedimen yang mengalir ke laut, mengurangi polusi, membangun fasilitas pembuangan yang baik,mengurangi eksploitasi ikan karang yang berlebihan. Hal ini akan memberikan kehidupan yang lebih baik pda terumbu karang. Terumbu karang juga merupakan makhluk hidup oleh sebab itu, kita harus saling menjaga sesama makhluk hidup.

Marilah kita bersama-sama saling berpenganan tangan, saling bekerja sama, saling mengulurkan tangan untuk menjaga dan melindungi sebuah
berkah alam yaitu terumbu karang!!!